Jumat, 23 Oktober 2015

TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

HIERARCHICAL FILE SYSTEM

HFS adalah singkatan dari Hierarchical File System. HFS adalah jenis sistem file yang dikembangkan oleh Apple Computer untuk digunakan pada komputer yang menggunakan sistem operasi Mac OS. Semula sistem file ini dirancang untuk digunakan pada floppy disk dan harddisk, tapi pada perkembangannya juga digunakan pada media read-only seperti CD-ROM.

HFS mulai diperkenalkan ke publik pada September 1985 sebagai sistem file untuk sistem operasi Mac OS System 2.0. Sistem file ini menggantikan MFS (Macintosh File System) sebuah sistem file flat yang digunakan pada sistem operasi versi sebelumnya. Saat ini terdapat dua jenis sistem file HFS, yaitu:

1.HFS, merupakan sistem file pengganti MFS dan mulai digunakan pada sistem operasi Mac OS System 2.0. Karakteristik dari sistem file ini adalah:
  • Mendukung model direktori berhirarki.
  • Ukuran file maksimum 4 GB.
  • Ukuran disk maksimum 4 GB.
  • Jumlah file maksimum 65.535.

2.HFS Plus atau HFS+, adalah sistem file pengganti HFS yang memiliki keterbatasan dalam ukuran file dan disk. HFS dirilis tanggal 19 Januari 1998 dan digunakan pada sistem operasi Mac OS 8.1. Selain itu sistem file ini juga digunakan pada harddisk iPod dari Apple. Karakteristik dari sistem file ini adalah:
  • Mendukung model direktori berhirarki.
  • Ukuran file maksimum 8 EB.
  • Ukuran disk maksimum 8 EB.
  • Jumlah file maksimum tidak terbatas.

NEW TECHNOLOGY FILE SYSTEM

NTFS adalah singkatan dari New Technology File System. NTFS merupakan sistem file standar untuk sistem operasi keluarga Windows NT dan turunannya seperti Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003. Untuk windows 3.x, windows 9x, dan windows Me secara standar tidak dapat membaca sistem file ini. NTFS dikembangkan sendiri oleh Microsoft dan mulai diperkenalkan pada Juli 1993 pada sistem operasi Windows NT 3.1.

NTFS memiliki banyak kelebihanan dibandingkan dengan sistem file FAT. Kelebihannya adalah sudah mendukung metadata dan penggunaan struktur data lanjut untuk meningkatkan kinerja, ketahanan, dan ukuran disk. Selain itu NTFS juga ditambah dengan kemampuan untuk manajemen keamanan access control dan file system journaling.

1.Beberapa karakteristik dari NTFS adalah:
  • Mendukung model struktur direktori berhirarki.
  • Alamat cluster berukuran 32 bit dan 64 bit.
  • Ukuran maksimum disk bisa mencapai 16 EB (Exabyte = 1018).
  • Jumlah file tidak terbatas.

2. Sampai saat ini NTFS memiliki 5 versi, yaitu:

3.v1.0, v1.1, dan v1.2 digunakan pada Windows NT 3.51 dan NT 4.0.

4. v3.0 digunakan pada Windows 2000.

5.v3.1 digunakan pada Windows XP dan Windows Server 2003.

FILE ALLOCATION TABLE

FAT singkatan dari File Allocation Table adalah sistem file yang pada awalnya dikembangkan untuk MS-DOS. Perkembangan selanjutnya sistem file ini dipakai untuk sistem operasi Windows. FAT mulai digunakan pada Agustus 1980 untuk versi pertama QDOS yang dikembangkan oleh Tim Paterson dan sekaligus nenek moyang PC-DOS dan MS-DOS. Sistem file ini digunakan untuk manajemen file pada floppy disk.
Beberapa versi FAT adalah:

1.FAT12, merupakan versi awal dari FAT. FAT12 adalah sistem file untuk floppy disk yang sangat terbatas kemampuannya dan dikembangkan oleh Seattle Computer Products. Beberapa karakteristik sistem file ini adalah :
  • Tidak mendukung model direktori berhirarki.
  • Alamat cluster disk yang berukuran 12 bit.
  • Volume maksimum disk yang didukung adalah 32 MB.
  • Jumlah file maksimum adalah 4.077.

2.FAT16, merupakan versi perkembangan dari FAT12 dan dikembangkan oleh Microsoft. Sistem file ini mulai digunakan pada MS-DOS 4.0. FAT 12 memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Mendukung model direktori berhirarki.
  • Alamat cluster berukuran 16 bit.
  • Volume maksimum disk yang didukung adalah 4 GB.
  •  Jumlah file maksimum adalah 65.517.

3.FAT32, merupakan versi selanjutnya dari FAT16 dan dikembangkan oleh Microsoft. Sistem file ini mulai digunakan pada sistem operasi Windows 95 OSR2. Beberapa karakteristik dari sistem file ini adalah:
  • Mendukung model direktori berhirarki.
  • Alamat cluster berukuran 32 bit.
  • Volume maksimum disk yang didukung adalah 2 TB.
  • Jumlah file maksimum adalah 268.435.437.

SISTEM FILE DALAM BIDANG KOMPUTER

Dalam bidang komputer, sistem file adalah istilah untuk menamakan metode atau cara menyimpan dan mengorganisasi file komputer dan data yang dikandungnya untuk memudahkan pengaksesan dan penemuan file tersebut pada media penyimpanan. Sistem file merupakan sistem penggunaan perangkat penyimpanan data seperti harddisk dan CD-ROM serta manajemen penempatan file pada lokasi fisik. Sistem file juga dapat berarti metode pengaksesan data pada jaringan komputer.


Jenis-jenis sistem file adalah:
  1. Disk file system, merupakan sistem file yang dirancang untuk penyimpanan file pada perangkat penyimpanan. Contoh sistem file jenis ini adalah FAT, NTFS, HFS, Ext, BFS, ISO 9660, ODS-5, dan UDF.
  2. Network file system, dapat disebut juga sebagai distributed file system merupakan jenis sistem file untuk mengakses file pada jaringan komputer. Contoh sistem file ini adalah NFS, CXFS, Lustre, AFS, AppleShare, Coda, OpenAFS, dan Global File System.
  3. Database file system, merupakan konsep baru pada sistem manajemen file. Dengan model manajemen terstruktur dan berhirarki, file diidentifikasi berdasarkan karakteristiknya seperti jenis file, topik, pengarang, atau metadata yang sama. Contoh dari sistem file ini adalah Gnome VFS, BFS, dan WinFS.
  4. Special Purpose file system, merupakan beberapa jenis sistem file diluar jenis disk file system dan network file system. Sistem file ini digunakan untuk mengelola file secara dinamis dengan menggunakan perangkat lunak. Contoh sistem file ini adalah Davfs2, GPFS, CDFS, SquashFS, dan ROMFS.
  5. Kebanyakan sistem operasi saat ini sudah menyediakan sistem filenya sendiri. Contohnya adalah Windows dengan FAT dan NTFS, Linux dengan Extended File System, Mac OS dengan MFS dan HFS, dll.

KOMPILATOR DAN INTERPRETER

Pada dunia komputer istilah kompilator dan interpreter digunakan untuk menamakan perangkat lunak yang digunakan untuk menterjemahan dari bahasa pemrograman tingkat tinggi menjadi instruksi yang dapat dimengerti oleh mesin atau sistem komputer. Perangkat lunak untuk menterjemahkan instruksi bahasa tingkat tinggi dapat dibagi menjadi dua yaitu kompilator dan interpreter (translator).

1.KOMPILATOR
Kompilator adalah program komputer yang digunakan untuk proses translasi dari instruksi yang ditulis dengan satu bahasa komputer ke hasil output dalam bahasa komputer yang lainnya.

Kebanyakan kompilator digunakan untuk mentranslasi kode sumber yang ditulis dengan bahasa tingkat tinggi menjadi kode objek atau bahasa mesin. Dengan output berupa bahasa mesin, maka akan dapat secara langsung dijalankan oleh komputer atau virtual machine.

Output yang dihasilkan adalah dalam bentuk file yang executable.
Beberapa jenis perangkat lunak kompilator adalah:
  • Produksi Borland, yaitu Delphi, C++ Builder, Jbuilder, C# Builder, Turbo Pascal, Turbo C, Turbo Basic, Turbo C++, Turbo Asembler, Borland C++, dan Kylix.
  • Produksi Microsoft, yaitu Visual Basic, Visual C++, Qbasic,
  • Produksi GNU, yaitu ANSI C, 

 2.INTERPRETER
Interpreter adalah program komputer yang digunakan untuk menjalankan program lain.
Berbeda dengan kompilator dimana kompilator harus membuat file executable berisi instruksi dalam bahasa mesin terlebih dahulu untuk kemudian dijalankan. Interpreter tidak perlu harus membuat file executable dahulu, karena interpreter dapat secara langsung menginterpretasi kode sumber dalam bentuk script untuk kemudian diterjemahkan menjadi instruksi mesin secara langsung.

Model kerja dari interpreter jelas membutuhkan waktu lebih lama untuk menjalankan script program dibandingkan dengan jika kita langsung menjalankan program dalam bentuk file yang executable.

Namun model interpreter tersebut secara total waktu menjadi lebih ringkas dan cepat jika dibandingkan dengan proses pada kompilator, dimana harus memproduksi terlebih dahulu file executable baru dapat dijalankan programnya.
Beberapa jenis perangkat lunak interpreter adalah:
  • Common LISP
  • Qbasic
  • PHP
  • Perl

LINUX

Linux merupakan perangkat lunak bersifat non komersial dan open source yang sangat terkenal saat ini, berbeda dengan Windows dan Mac OS yang bersifat komersial dan closed source. Sebenarnya linux adalah istilah untuk kernel sistem operasi dan linux merupakan salah satu kernel sistem operasi yang berbasis pada sistem operasi Unix (Unix-like), seperti Minix, FreeBSD, dll. Karena linux merupakan kernel sistem operasi, maka banyak sekali jenis sistem operasi yang berbasis kernel linux yang beredar saat ini yang dinamakan linux distribution.

Pada awalnya linux dikembangkan sebagai hobi oleh salah seorang mahasiswa Universitas Helsinki bernama Linus Torvalds. Torvalds sendiri menggunakan sistem operasi Minix pada komputernya, dimana Minix merupakan kernel sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Minix menjadi inspirasi Torvalds untuk membuat kernel pengganti dari Minix yang selanjutnya dinamakan Linux. Linux pada awalnya berjalan sebagai terminal emulator yang melakukan proses booting dari floppy disk. Kernel linux ditulis menggunakan bahasa asembli IA-32 dan bahasa C.

Versi pertama kernel linux dipublikasikan di internet pada September 1991 dan versi keduanya dirilis tidak lama setelah itu, yaitu pada bulan Oktober 1991. Sejak saat itu, banyak sekali pengembang perangkat lunak di dunia tertarik untuk ikut serta dalam proyek ini. Hingga saat ini kernel linux telah dikembangkan secara bersama-sama oleh komunitas pengembang perangkat lunak di seluruh dunia.

Logo linux adalah seekor penguin bernama Tux. Logo Tux diciptakan oleh Larry Ewing pada tahun 1996, yang merupakan seekor penguin lucu yang terlihat tenang dan sedang bahagia.

Saat ini kernel linux sudah banyak digunakan oleh beberapa produsen sistem operasi sebagai basis kernelnya. Sistem-sistem operasi yang memakai linux sebagai basis kernelnya disebut sebagai linux distribution atau distribusi linux. Beberapa macam distribusi linux adalah:

1. SUSE Linux, dikembangkan oleh perusahaan di Jerman bernama Novell, Inc. SUSE Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. SUSE Linux versi pertama (1.0) dirilis bulan Maret 1994 dan versi terakhir adalah versi 10.0 dirilis bulan September 2005.

2.Mandrake Linux, dikembangkan oleh Mandriva atau nama lainnya adalah Mandraksoft. Mandrake Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. Mandrake Linux versi pertama menggunakan basis sistem operasi Red Hat Linux versi 5.1 dan KDE 1.0 dirilis pada bulan Juli 1998. Selanjutnya Mandrake Linux mengembangkan sepenuhnya sistem operasi sendiri dan versi terakhir yaitu versi (10.2) pada tahun 2005.

3.Debian Linux, adalah versi sistem operasi linux yang dikembangkan oleh Debian Project yang diprakarsai oleh Ian Murdock pada tahun 1993. Debian linux dikembangkan secara tersebar oleh kolaborasi dari para sukarelawan pengembang di seluruh dunia. Seperti jenis linux lainnya, Debian Linux sepenuhnya bersifat freeware dan open source. Versi pertama Debian adalah versi 0.9x yang dirilis pada tahun 1994. Sampai saat ini Debian telah mencapai versi 3.1 yang dirilis tanggal 6 Juni 2005. Nama Debian sendiri berasal dari gabungan antara nama kekasih dari Ian Murdock (sekarang istrinya) bernama Debra dan namanya sendiri Ian (Deb dan Ian).

4.Slackware Linux, adalah salah satu dari distribusi linux yang dikembangkan oleh Patrick Volkerding di Slackware Linux Inc. Versi pertama Slackware adalah versi 1.00 yang dirilis pada tanggal 16 Juli 1993 oleh Patrick Volkerding, yang merupakan pimpinan proyek dari Slackware Linux. Sedangkan versi terakhir dari Slackware adalah versi 10.2 yang dirilis tanggal 14 September 2005. Logo dari slackware adalah Tux (penguin linux) yang sedang memakai pipa rokok.

5.Fedora Core, adalah salah satu distribusi linux yang dikembangkan oleh komunitas pengembang bernama Fedora Project dan disponsori oleh RedHat. Fedora Core merupakan sistem operasi linux turunan dari distribusi RedHat Linux. Sejak RedHat memutuskan untuk hanya memproduksi versi Enterprise Server dan bersifat komersial, maka pengembangan versi freeware diteruskan oleh Fedora Project. Versi pertama dirilis dengan nama Fedora Core 1 pada tanggal 6 Novermber 2003. Versi terakhir dari Fedora Core adalah Fedora Core 4 yang dirilis tanggal 13 Juni 2005. Fedora Core 4 sudah mendukung sistem komputer dengan arsitektur i386, AMD64, dan PowerPC.